Pemkab Pinrang Asesmen Area Bencana Angin Puting Beliung Mattirobulu Dan Lanrisang -->


Pemkab Pinrang Asesmen Area Bencana Angin Puting Beliung Mattirobulu Dan Lanrisang

الاثنين، 15 ديسمبر 2025

Pemkab Pinrang Asesmen Area Bencana Angin Puting Beliung Mattirobulu Dan Lanrisang 


 PINRANG,– Bencana angin kencang yang melanda Kecamatan Lanrisang, Ahad (14/12), mengakibatkan sedikitnya 48 bangunan terdampak di Kecamatan Lanrisang.


Bangunan yang mengalami kerusakan tidak hanya rumah warga, tetapi juga fasilitas umum dan sarana penunjang aktivitas masyarakat.


Dari total bangunan terdampak tersebut, satu unit pabrik penggilingan beras serta fasilitas pendidikan berupa TK dan SD dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, sehingga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan proses belajar mengajar masyarakat setempat.


Camat Lanrisang, Bachrumsyah, yang dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, menjelaskan bahwa wilayah terdampak meliputi Desa Padaelo dengan rincian kerusakan 2 unit rumah warga dan 1 unit penggilingan padi.


Sementara itu, di Lingkungan Jampue, Kelurahan Lanrisang, tercatat 27 unit bangunan terdampak, termasuk dua fasilitas pendidikan (TK dan SD).


Adapun di Lingkungan Aressie, Kelurahan Lanrisang, sebanyak 16 unit rumah warga mengalami kerusakan.


Hingga saat ini, total kerugian akibat bencana tersebut masih dalam tahap assesment dan pendataan oleh tim terkait untuk memastikan kebutuhan penanganan lanjutan bagi masyarakat terdampak.


Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang bersama Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan berupa perlengkapan dan bahan pokok guna menunjang kebutuhan dasar para korban.


Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos., yang menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat menghadapi bencana.


Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap bantuan awal ini dapat meringankan beban warga terdampak sembari menunggu proses penanganan lanjutan, sekaligus memastikan aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.(*/)





Yuk,, Buruan
-->