SAHABAT NEWS NET

Recent Posts

Contributors

BPBD Sebut 11 Daerah Di Sulsel Waspada Bencana Ini, Pinrang Termasuk,!

Sabtu, 29 Desember 2018
BPBD Sebut 11 Daerah Di Sulsel Waspada Bencana Ini, Pinrang Termasuk,!


MAKASSAR,-- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan menyebut hampir semua daerah di Sulawesi Selatan terancam banjir.

Hujan deras yang terus menerus dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Sulsel berpotensi terjadinya luapan sungai yang merendam pemukiman warga.

"Semua kabupaten dan kota kita waspadai. Tapi kalau belajar pada pengalaman tahun sebelumnya ada beberapa daerah menjadi langganan banjir," kata Kepala BPBD Sulsel, Syamsibar.

Beberapa daerah yang dimaksud adalah Makassar, Maros, Bone, Wajo, Pangkep, Barru, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Bulukumba dan Luwu Raya.

Menurut Syamsibar, bentuk kewaspadaan yang dilakukan adalah dengan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pemerintah daerah Kabupaten dan Kota.

Isi suratnya dengan nomor 557.1/8681/BPBD perihal antisipasi dan peningkatan kesiapsiagaan cuaca ekstrim di wilayah Sulsel.

Yaitu meminta kepada pemerintah Kabupaten Kota untuk mengaktivasi posko siaga darurat guna mengantisipasi dinamikan cuaca diwilayah masing masing.

Gubernur juga meminta kepada pemerintah daerah untuk mempersiapkan personil dan peralatan serta ketersediaan logistik hjika sewaktu waktu bencana terjadi.

"Inghimbau ini sudah disampaikan lewat BPBD Kabupaten kota.

Bukan hanya pantai dan pegunungan tapi semua aspek, termasuk daerah aliran sungai maupun daerah yang potensi banjir," tuturnya.

Selain itu kata Syamsibar juga meminta bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai untuk tetap waspada mengingat saat ini memasuki cuaca yang ekstrim yang berpotensi terjadi banjir, gelombang pasang, angin puting beliung.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah pegunungan dan di lereng lereng untuk mewaspadai adanya gerakan tanah yang berpotensi mengakibatkan tanah longsor.

"Diharapkan BPBD kab/kota menindaklanjuti edaran bapak gubernur sulsel dengan meneruskan sampai ke tingkat desa. BPBD kab/kota tetap mengkoordinasikan langkah langkah antisipasi maupun kejadian bencana di wilayahnya," paparnya.(*)


Sumber,(Tribun Timur)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar