Kerap Diejek, Petani Di Pinrang Aniaya Kerabatnya Gunakan Sajam

Kerap Diejek, Petani Di Pinrang Aniaya Kerabatnya Gunakan Sajam


PINRANG,--Team Crime-Fighters Unit Resmob Polres Pinrang dipimpin oleh Kanit Resmob Bripka Aris, SH telah melakukan penangkapan terhadap terduga, Pelaku tindak pidana Penganiayaan dengan menggunakan sebilah parang. Minggu tanggal 31 Maret 2019 sekira pkl 22.30 wita Kamp. Lerang Lerang Kel. Benteng Sawitto Kec. Paleteang kab. Pinrang.

Kasat Reskrim polres Pinrang AKP Dharma Negara dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan pelaku penganiayaan.

"Korban Unding 50 pekerjaan swasta alamat Kamp. Lerang Lerang Kel. Benteng Sawitto Kec. Paleteang Kab. Pinrang dan mengalami luka terbuka pada bagian kepala bagian depan, dimana Waktu dan TKP kejadian
Pada hari minggu tgl 31 Maret 2019 sekira pkl 21.00 wita di Kamp. Lerang Lerang Kel. Benteng Sawitto Kec. Paleteang Kab. Pinrang,"jelasnya.

Lanjutnya kata dia, "Aksi penganiyaan itu dilakukan Arifin, (48) merupakan Petani Kamp. Lerang Lerang Kel. Benteng Sawitto Kec. Paleteang Kab. Pinrang, Motif terjadinya tindak pidana penganiayaan tersebut diduga adanya ketersinggungan pelaku terhadap korban karena korban sering mengejek pelaku dengan mengatakan bahwa " tidak ada gunanya kalau orang miskin" yang mana pelaku merupakan ipar dari korban.
Dalam Kronologis Penangkapan berkat adanya laporan dari masyarakat terkait terjadinya tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Kamp. Lerang Lerang Kel. Benteng Sawitto Kec. Paleteang Kab. Pinrang.

" tim bergerak menuju TKP dan melakukan pencarian terhadap pelaku, selanjutnya pelaku di amankan dirumahnya di Kamp. Lerang Lerang Kel. Benteng Sawitto Kec. Paleteang Kab. Dari hasil interogasi Pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan sebilah parang panjang yang mengenai pada bagian kepala bagian depan,"ungkapnya.

Adapun Barang Bukti yang diamankan Sebilah parang yang digunakan oleh Pelaku Selanjutnya Pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Pinrang guna proses penyidikan lebih lanjut. (Reskrim polres Pinrang/Rls)
[Sat Reskrim Polres Pinrang]