Recent Posts

Contributors

[LIVE] Coronavirus Pandemic: Real Time Counter, World Map, News

Terasa Baunya, Tradisi Ma,Burasa Suku Bugis Pinrang Jelang Hari Raya Idul Fitri

Selasa, 04 Juni 2019
Istimewa


PINRANG,--Burasa adalah salah satu panganan khas masyarakat Bugis dan makassar di Sulawesi Selatan. Panganan ini dikenal juga dengan nama lapat, lontong bersantan atau buras.

Bentuknya hampir mirip dengan lontong cuma agak pipih dan dimasak dengan cara tersendiri. Burasa merupakan makanan wajib bagi masyarakat Sulawesi Selatan pada hari lebaran yang bisanya tersaji bersama coto makassar ataupun opor ayam.

Seperti Halnya memasak Burasa sudah menjadi tradisi bagi suku Bugis di kabupaten Pinrang makanan khas Itu yang biasa disediakan jika acara-acara besar bersama keluarga tiba dan Hari Lebaran. Dan memiliki aroma yang khas.

Makanan atau kuliner khas itu, bernama Buras atau yang mereka (orang-orang Suku Bugis,red) sering sebut Burasa. 

Jika dilihat sepintas, Buras sangat mirip dengan kue basah khas Suku Jawa, Lemper. Namun, yang membedakan dua makanan itu dari bahan dasarnya. 

Di mana, Buras terbuat dari beras, sedangkan Lemper terbuat dari beberapa bahan dasar. Mulai dari ubi, pisang, dan ketan.

Hanya saja, yang memiripkan dua penganan itu karena sama-sama dibungkus oleh daun pisang sebagai kulitnya.

Buras sendiri, oleh sejumlah orang-orang Suku Bugis memakannya dengan beberapa campuran makanan lainnya.

Seperti kari ayam, daging, dan telur. Tiga campuran makanan ini harus wajib disediakan menemani Buras saat hajatan keluarga digelar. 

"Tentunya Burasa ini sudah menjadi makanan turun temurun suku Bugis, dan sudah menjadi kewajiban karena merupakan tradisi nenek kita terdahulu kami di tanah kelahiran kampung Suku Bugis Pinrang,"kata Ahmad Warga Paleteang Pinrang
Tambahnya kata dia, Senin (03/06/2019)

 " tentunya juga membuat Burasa ini jelang hari raya , sampai saat ini kami sebagai anak dan cucu mengikuti tradisi ini" katanya.

Selain dihajatan khusus keluarga, Buras ternyata juga harus wajib disediakan jika hari-hari besar keagamaan, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha tiba.

"Jika ingin mau mencari Burasa bisa di dapatkan di warung makanan meski bukan hari tertentu karena Burasa ini sudah jadi ciri khas makana suku Bugis imbuhnya.(Har). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KLIK CHANNEL YOUTUBE KAMI