Recent Posts

Contributors

Ketua DPRD Pinrang: Masyarakat Pinrang Harus Tahu Sejarah Berdirinya Kabupaten Pinrang

Rabu, 26 Februari 2020

Ket.Foto: Ketua DPRD Pinrang, H.Muhtadin, saat membacakan sejarah singkat Kabupaten Pinrang pada Puncak Peringatan HUT Pinrang Ke-60 (19/2/2020)

Ketua DPRD Kabupaten Pinrang, H.Muhtadin membacakan sejarah singkat Kabupaten Pinrang pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pinrang Ke-60, Rabu, 19 Februari 2020, bertempat di halaman kantor Bupati Pinrang.   



PINRANG,--- Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pinrang ke 60 tahun ini terbilang spesial bagi Bupati Andi Irwan Hamid dan Wakil Bupati, Alimin. Hari yang spesial ini merupakan kali pertama di masa kepemimpinannya. Demikian pula halnya dengan Ketua DPRD, H.Muhtadin juga yang pertama kalinya membacakan sejarah singkat Kabupaten Pinrang.

Kegiatan dimulai setelah Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bersama TP-PKK Sulsel,  Lies F Nurdin beserta rombongan di dampingi Bupati Pinrang Irwan Hamid bersama TP-PKK Pinrang Sry Dwiyati Irwan tiba dilokasi sekitar pukul  09.40 Wita. Pada peringatan puncat Hari Ulang Tahun Pinrang, hadir sejumlah tamu undanngan, antara lain, Anggota DPR RI, Bupati/Wakil, Forkopinda, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Ketua Anggota DPRD Kabupaten Pinrang, beserta Ibu Ikawan Kabupaten Pinrang, Anggota DPRD Kutai Timur, Tarakan, Bontang, Balikpapan, serta Forkopinda Kabupaten Pinrang, para OPD, para Pendidik dan Tenaga Pendidik seluruh jenjan Pendidikan, para Camat, Lurah, Kepala Dess, Alim Ulama, Tokoh Adat, Agama, Masyarakat, Pemuda Ormas, LSM, Insan Pers dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pinrang yang sempat hadir.Teristimewa tamu undangan, Addituan Sidenreng, Sawitto dan Suppa.

Ket.Foto: Anggota DPRD dan Ikawan Pinrang menghadiri Puncak Peringatan HUT Kabupaten Pinrang Ke-60, bertempat di Halaman Kantor Bupati (19/2/2020) 

Ketua DPRD Kabupaten Pinrang, H. Muhtadin mendapat kehormatan membacakan sejarah lahirnya Kabupaten Pinrang, yang diperingati pada tanggal, 19 Februari setiap tahun.

"Asal mula nama Pinrang,
Ada beberapa versi mengenai asal pemberian nama Pinrang yang berkembang di masyarakat Pinrang sendiri. Versi pertama menyebut Pinrang berasal dari bahasa Bugis yaitu kata "benrang" yang berarti "air genangan" bisa juga berarti "rawa-rawa". Hal ini disebabkan pada awal pembukaan daerah Pinrang masih berupa daerah rendah yang sering tergenang dan berawa. Versi kedua menyebutkan bahwa ketika Raja Sawitto bernama La Dorommeng La Paleteange, bebas dari pengasingan dari kerajaan Gowa. Kedatangan disambut gembira namun mereka terheran karena wajah raja berubah dan mereka berkata "Pinra bawangngi tappana puatta pole Gowa", yang artinya berubah saja mukanya Tuan Kita dari Gowa. Setelah itu rakyat menyebut daerah tersebut sebagai Pinra yang artinya berubah, kemudian lambat laun menjadi Pinrang.

Sumber lain mengatakan pemukiman Pinrang yang dahulu rawa selalu tergenang air membuat masyarakat berpindah-pindah mencari pemukiman bebas genangan air, dalam bahasa Bugis disebut "Pinra-Pinra Onroang". Setelah menemukan pemukiman yang baik, maka tempat tersebut diberi nama: Pinra-pinra.
Masa Penjajahan,

Cikal bakal Kabupaten Pinrang berasal dari Onder Afdeling Pinrang yang berada di bawah afdeling Pare-Pare, yang merupakan gabungan empat kerajaan yang kemudian menjadi self bestuur atau swapraja, yaitu Kassa, Batulappa, Sawitto dan Suppa yang sebelumnya adalah anggota konfederasi kerajaan Massenrengpulu (Kassa dan Batulappa) dan Ajatappareng (Suppa dan Sawitto). Selanjutnya Onder Afdeling Pinrang pada zaman pendudukan Jepang menjadi Bunken Kanrikan Pinrang dan pada zaman kemerdekaan akhirnya menjadi Kabupaten Pinrang.

Masa kemerdekaan,

Pada tahun 1952 terjadi perubahan daerah di Sulawesi Selatan, pembagian wilayahnya menjadi daerah swatantra. Daerah swantantra yang dibentuk adalah sama dengan wilayah afdeling. Perubahan adalah kata afdeling menjadi swatantra dan Onder Afdeling menjadi kewedaan. Dengan perubahan tersebut maka Onder Afdeling Pinrang berubah menjadi kewedanaan Pinrang yang membawahi empat swapraja dan beberapa distrik.
Pada tahun 1959 keluarlah undang-undang nomor 29/1959 yang berlaku pada tanggal 4 Juli 1959 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Sulawesi termasuk membentuk Daerah Tingkat II Pinrang. Pada tanggal 28 Januari 1960, keluar surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: UP-7/3/5-392 yang menunjuk H.A. Makkoelaoe menjadi Kepala Daerah Tingkat II Pinrang, karena pada saat itu unsur atau organ sebagai perangkat daerah otonomi telah terpenuhi maka tanggal tersebut dianggap sebagai tanggal berdirinya Kabupaten Pinrang.

Bupati dan Wakil Bupati; dari Waktu ke waktu,
1.H.A. Makkoelaoe (1960-19641),
2.H.A. Gazaling (1964-1965),
3.H.A. Dewang (5 Juli 1965-24 Desember 19683),
4.Drs. H.M. Daud Nompo  (968-1969),
5.Letkol H.A. Patonangi (5 Agustus- 1969-5 September 1980),
6.H.Rapiuddin Hamarung S.H. (5 September 1980 - 5 Agustus 1981),
7.Drs. H.M. Natsir Isa (5 Agustus 1981- 21 Desember 1982),
8.Kol. Inf. H.Musa Gani (21 Desember 1982 - 17 September 1986),
9.Brigjen H.Zainal Basri Palaguna (23 September 1986 - 22 November 1986),
10.Kol. H.U.S. Anwar (22 November 1986 -22 November 1991),
11.Kol. Inf. H.A. Firdaus Amirullah (22 November 1991- 22 November 1996), dan (1996-1998),
12.Drs. H.Masnawi A.S. (1998-1999),
13.Drs. H.A. Nawir M.P. (24 April 1999-24 April 2004 - Abdul Kadir Pais 24 April 2004-24 April 2009)
14.H.Andi Aslam Patonangi, S.H., M.Si. (24 April 2009 - 24 April 2014 - Drs. H.Andi Kaharuddin Mahmud
M.Si) dan (24 April 2014 - 24 April 2019 - Darwis Bastama, S.P.) dan
15.H.Andi Irwan Hamid, S.Sos  (24 April 2019 - 24 April 2024, dengan Drs.H.Alimin M.Si, sampai sekarang)

Kemudian dilanjutkan membacakan Nama-nama Ketua DPRD Pinrang dari masa ke masa;
- H Andi Abdullah (1961-1965).
- Rausu Dg Mamase (1965-1966)
- H M Kasijo (1966-1968)
- H M Thahir Syarkawi (1968-1971)
- Buddu (1971-1977)
- H Abd Khalid Rachman (1977-1982)
- H Andi Mallanti (1982-1987)
- H M Ramli Rewa (1987-1992)
- H Mustafa Djais (1992-1997)
- H A Renreng Palalloi (1997-1999 dan 1999-2004)
- H A Irwan Hamid (2004-2009)
- Muh Darwis Bastama (2009-2014)
- H Herman Sakka (2013-2014)
- H Bahran Jafar S (2014-2019).
- H.Muhtadin          (2019- sampai sekarang)", tutup Muhtadin, Legislator Partai Demokrat.

Ketua DPRD Kabupaten Pinrang, Muhtadin, juga mendampingi Gubernur, dan Bupati dalam sejumlah kegiatan diantaranya, penekanan tombol sebagai tanda diresmikanya sejumlah proyek tahun 2019, dan penandatanganan prasasti; penyerahan sertipikat penghargaan kepada pihak pengusahan, Instansi yang berprestasi; penyerahan bantuan dari Guber Sulsel kepada Pemkab Pinrang sebesar 63,1 Milyar, mobil Sulsel sehat dan pemadam; serta pengguntingan pita oleh TP-PKK Sulsel, tanda dibukanya Expo 2020 Kabupaten Pinrang.berlokasi di Lasinrang Park. 

sumber: (Rilis Humas DPRD/Thr/*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KLIK CHANNEL YOUTUBE KAMI