Artikel Terbaru

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

75 Persen Penghuni Rutan Pinrang PerAgustus 2020 Di Isi Kasus Narkoba, GANN Prihatin

75 Persen Penghuni Rutan Pinrang PerAgustus 2020 Di Isi Kasus Narkoba, GANN Prihatin


PINRANG,--Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B kab. Pinrang, Ali Imran mengatakan, mayoritas warga binaan di lembaga yang dia pimpin berkaitan dengan kasus narkoba di angka persentase 75%.


”Kalau disini kebanyakan kasus narkoba dan berasal berkisar angkat 75%,” kata Kepala Rutan Kelas II B Pinrang,


Ali Imran menyebutkan jumlah warga binaan di Rutan Kelas IIB Pinrang sebanyak 335 orang. Dan untuk Kasus narkoba sebanyak 220 Orang.


"yang tersandung kasus dan kini menjalani pembinaan di Rutan Pinrang mencapai 75 persen kasus Narkoba,"jelasnya.


Dari jumlah itu, lanjut Ali Imran sebagian besar terlibat kasus narkoba.Selain narkoba, ada beberapa penghuni Rutan Pinrang terkait kasus pencurian dan kriminal lainnya  

Sebelumnya juga Rutan Pinrang, mendapatkan program asimilasi, pembebasan beberapa  yang memenuhi syarat dan ketentuan, pembebasan Itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 sesuai Peraturan Kementrian Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020.



Sedangkan mereka yang mendapat asimilasi dan integrasi juga tetap dipantau hingga wabah corona atau covid-19 mereda. Asimilasi merupakan proses pembinaan narapidana untuk membaurkan mereka dengan masyarakat.


Ali Imran menjelaskan jika asimilasi diberikan kepada narapidana yang sudah menjalani dua per tiga masa pidana

Karenanya, Ali menjelaskan jika para penghuni lapas yang mendapat asimilasi bukan bebas murni. Pertama yang dibebaskan dalam program asilimasi


”Mereka yang bebas hanya asimilasi dalam artian hanya di rumah dan masih dalam pengawasan kita," pungkas Ali Imran.


Sementara Abdul Haris Salah  pengurus Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Mengatakan melihat persentase lonjakan kasus narkoba ini cukup tinggi,


"Kami berharap Agar Badan narkotika Kabupaten Pinrang dan pemkab Pinrang serius dalam hal Penanganan serta sosialisasi bahaya narkoba, jangan sampai banyak generasi kita hancur karena Narkoba,"terangnya .(Har)