Artikel Terbaru

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Bangga, Popularitas KERIPIK BACHIS Khas Kabupaten Pinrang Semakin Menasional, Simak Kisahnya,?

 


Bangga, Popularitas KERIPIK BACHIS Khas Kabupaten Pinrang Semakin Menasional.



PINRANG,-- Bagi masyarakat kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan, hidangan yang lengkap belum terasa nikmat kalau tanpa kehadiran keripik Bachis. Dengan cita rasa yang renyah, cemilan khas Pinrang Bumi Lasinrang ini sukses dipasarkan dibeberapa pulau di Indonesia.


Popularitas keripik Bachis di jagat kuliner nusantara kini tak bisa diremehkan lagi,

Camilan yang menjadi ikon kuliner khas kabupaten Pinrang itu, mampu memikat masyarakat di Nusantara. karena keunikan dan kerenyahannya secara konsisten turut dijaganya.


Untuk semakin meningkatkan popularitas keripik Bachis pisang khas kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan itu maka pada kesempatan kali ini keripik Bachis pisang membuka reseller bagi masyarakat Indonesia.


Sebelum itu, kita simak dulu ulasan profil pendirian keripik Bachis pisang asal kabupaten Pinrang, yang di ulasa langsung Reza selaku Owner keripik Bachis pisang khas kabupaten Pinrang.


Keripik pisang sudah di kenal oleh masyarakat Indonesia sejak lama, kreasi olahan buah pisang sampai sekarang masih di minati oleh masyarakat Indonesia dan mancanegara  dikarenakan rasanya yang enak dan bergizi. Jenis tanaman pisang sangat bermacam-macam, namun tidak semua jenis pisang dapat diolah menjadi keripik pisang hanya jenis pisang tertentu yang bagus digunakan sebagai bahan baku keripik pisang.


Awal mula keripik bachiss kami produksi di saat saya melihat setelah menikah, istri saya sering mendapat pesanan dari anggota dewan untuk dibuatkan keripik pisang dengan membawa pisang Kepok dalam bahasa Bugis ( otti manurung) dan memberi upah 100.000 pertandannya, saat
itu saya mulai penasaran untuk mencoba dan alhamdulillahnya saya suka.


Saat itu saya Di posisi masih kerja kantoran di perusahaan swasta.
Saya coba memberikan kepada teman-teman saya dan sebagian besar teman-teman cina saya yang paling bisa menilai rasa makanan menurut saya, Alhamdulillah mereka sebagian besar suka dan mulai memesan untuk di buatkan.


Dari pengalaman itu, saya mulai mencari kemasan dan mengemas dengan kemasan yang seadanya dengan menggunakan stiker dan mulai memasarkan ke toko oleh-oleh dan cafe-cafe di Kabupaten Pinrang dan beberapa sudah mulai di dropkan ke toko-toko oleh-oleh besar yang ada di Pangkep, Maros Dan Makassar yang setiap bulan semakin meningkat permintaanya.


Setelah saya yakin produk saya unggul dari segi rasa,tekstur yang sangat tipis konten dengan persentase REPEAT PURCHASE sebesar 85 % ( artinya, 85%
orang yang mencoba BACHISS pertama kali melakukan pembelian ulang lagi dan lagi karena cita rasa dan tekstur kami yang SANGAT TIPIS dan gurih serta bikin kangen pengen coba lagi) namun masih di omset 600-700 pcs perbulan karena saya masih fokus berkantor dengan posisi pimpinan di satu bidang,
Dengan tekat dan niat yang kuat, saya meninggalkan jabatan saya di perusahaan tersebut dan mencoba fokus di bisnis saya ini dengan langkah awal yang saya ambil yakni mempercantik Konten (KEMASAN) keripik saya di bulan oktober tahun 2019 dengan tujuan agar siap saja Yang melihat produk kami tertarik untuk membelinya dan merasakan rasanya yang ngangenin.


Mulai dengan kemasan yang full color itu lan dan nama Brand yang agak ganjil menurut saya (BACHISS) omset orderan kami mulai meningkat setiap bulannya dari kemsan lama sekitar 600-700 pcs per bulan menjadi menigkat 1000- 10.000 per bulannya sampai sekarag kami sudah tembus di angka 10.000 per bulannya.


InsyaAllah target kami kedepanya dalam waktu dekat ini  KERIPIK BACHISS Bisa ready di semua kota besar di Pulau sulawesi dulu, baru ke luar pulau Sulawesi.


Tak hanya itu kini Pasar kami sekarang mulai beredar di pulau papua, kalimantan, pulau jawa dan Sumatera.


Untuk beberapa tambahan varian rasanya Secepatnya kami akan keluarkan varian rasa baru lagi,

Lewat profil histori pendirian kripik Bachis khas Pinrang  ini, hingga bisa di pasar kan di luar pulau Sulawesi, tak segampang, butuh proses dan kerja keras dan kerjasama. Target kedepannya bisa menembus penjualan hingga ke beberapa mancanegara


Reza mengaku cukup bersyukur atas pencapaian keripik Bachis ini  diharapkan mampu membuat masyarakat Pinrang semakin bangga dengan hadirnya kerupuk Bachir selaku ikon cemilan  khas Pinrang dan cemilan asli orang Indonesia.


Selain itu, memiliki dampak yang positif utamanya dalam menjaga eksistensi popularitas kerupuk dikalangan generasi muda, dan juga mampu meningkatkan taraf ekonomi bagi petani pisang yang ada di kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.(***)