Recent Posts

Contributors

Tetap Patuhi Protokoler kesehatan, Tularan Covid-19 Meningkat Di Pinrang, 3 Sekolah Diliburkan

Selasa, 15 September 2020
ket gambar : Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi 


PINRANG,--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meliburkan proses belajar mengajar secara langsung di tiga sekolah akibat penambahan dan meninggalnya pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pinrang. Ketiga sekolah itu adalah SD Negeri 81 Pinrang, SD Negeri 237 Pinrang dan SMP Negeri 1 Pinrang.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pinrang melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Darmin membenarkan hal tersebut, menurutnya penutupan ini bertujuan untuk menghindari penyebaran Covid-19.


“iyaa ada 3 Sekolah kami tutup. Sebelumya hanya dua SD di Kecamatan Mattiro Bulu ditutup, karena disekitaran sekolah ada warga pasien positif covid-19 yang meninggal. Untuk menghindari penyebaran Covid disekolah itu, jadi kami tutup sementara,Sekolah yang ditutup kembali belajar daring,” kata Darmin , Senin (14/9).


Ia juga menyebutkan proses belajar mengajar secara tatap muka di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena salah satu murid dinyatakan positif covid-19.


“Begitu juga di SMP 1 Pinrang ada satu siwa yang terjangkit dan dinyatakan positif Covid-19. Itu ditutup satu atau dua minggu tergantung kondisi nanti," tambahnya.


Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi mengatakan hari ini ada 5 orang penambahan pasien positif Covid-19 dari 3 yang terkonfirmasi positif sesuai data per hari Minggu (13/9) kemarin.


“Hari ini 5 tambahan positif, diantaranya 1 meninggal dunia sebelum hasil swabnya keluar. Jadi jumlahnya 7 orang yang masih dalam perawatan. Sedangkan yang meninggal dunia karena Covid-19 jumlahnya ada tiga orang,” ungkapnya.


Dewi menambahkan semua pasien positif tambahan tersebut merupakan Cluster Keluarga, dua kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal baru-baru ini warga Kecematan Mattiro Bulu.


Sementara tiga lainya warga Kecematan Watang Switto, yang kontak erat dengan pasien yang masih dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lasinrang Pinrang, itu termasuk salah satunya siswa SMP Negeri 1 Pinrang dan satunya lagi anak di sebuah pesantren di Kecamatan Lanrisang.


Lebih lanjut Dewi, mengungkapkan pihaknya telah melakukan  penyemprotan disenfektan di area SMP 1 Pinrang.


“kita sudah lakukan penyemprotan disinfektan di Area SMP 1 Pinrang, akan dilanjutkan penyemprotan di Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu.,” pungkasnya.(Rls)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KLIK CHANNEL YOUTUBE KAMI