-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Demo BBM Langka, Massa AMB Pinrang Minta Kapolres Turun Tangan Dan Anggota DPRD Jangan Diam

Rabu, 24 Agustus 2022 | Agustus 24, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-24T14:12:58Z

Demo BBM Langka, Massa AMB Pinrang Minta Kapolres Turun Tangan Dan Anggota DPRD Jangan Diam



PINRANG,-- Massa Aksi Unjuk Rasa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bersatu Kabupaten Pinrang menggelar aksi unjuk rasa pada 2 titik berbeda, Rabu (24/8)



Dalam tuntutan AMB Pinrang saat melakukan unjuk rasa di depan Mapolres Pinrang Menyuarakan dan menegaskan agar Kapolres Pinrang menindak tegas kepada Oknum Kepolisian Resort Pinrang yang diduga membekingi para mafia BBM.



" Kedatangan kami di depan Mapolres Pinrang kali ini, karena sudah jenuh dan resah terkait keluhan keluarga yang harus antri sampai berjam-jam ketika ingin mengisi bahan bakar bersubsidi jenis Solar dan Pertalite. " Tutur Korlap dalam orasinya.



Ketegangan sempat terjadi saat para Demonstran ingin membakar ban namum dihalangi oleh personil Polres Pinrang aksi tarik menarik ban pun tidak terindahkan namum tak berlangsung lama.



Para peserta Aksi kembali melakukan orasi yang dipimpin Koordinator Mimbar/Koordinator Lapangan Fais dengan meneriakkan dengan lantang, 



" Meminta Kepada Kapolres Pinrang untuk menemui dan menerima aspirasi kami,  jajaran polres Pinrang yang terkait tuntutan kami, kami juga tegasnya anggota DPRD Pinrang jangan diam Terkait persoalan BBM langka saat ini,"tegasnya.



Para demonstran juga meminta agar pihak polres Pinrang melakukan pemantauan dan menindak pelaku penimbunan BBM yang meresahkan dan membuat langkah bbm



" Kami akan turun dengan mobilitas massa yang lebih banyak dari pada hari ini, kami tidak puas dengan apa yang dijelaskan oleh Kanit Tipiter karena sejauh ini belum ada 1 pun oknum mafia BBM yang ditetapkan sebagai Tersangka, Kanit berdali tidak adanya aduan atau laporan resmi dari masyarakat, Namum kami beranggapan pemberitaan dimedia juga merupakan laporan atau aduan warga, itu kami kira dapat dijadikan sebagai bahan untuk mengklarifikasi sesuatu yang dikeluhkan masyarakat. " Tutur Korlap



Kapolres Pinrang melalui Iptu Salehuddin.SH.MH yang menemui para peserta aksi menjelaskan bahwa bahan bakar minyak mengalami pengurangan subsidi secara nasional, kami telah menghimbau kepada seluruh SPBU di Kab.Pinrang untuk menolak pengisian jergen bagi kendaraan yang membawa jergen.



Ia melanjutkan namun, ada perlakuan khusus untuk nelayan dan petani kami tidak melarang dengan alasan kebutuhan kerja kepentingan rakyat yang dibekali oleh rekomendasi dari instansi terkait.


" Mengenai aduan sampai saat ini kami belum menerima aduan dari siapapun, namun Polri akan menindak tegas bagi pelaku penimbunan bbm,"tegaskan.



Selain di Mapolres massa aksi juga melakukan unjuk rasa di kantor DPRD kabupaten Pinrang.(Rls/Har).



Simak berikut video snn.













×
Berita Terbaru Update