Korban Nelayan Hilang di Suppa Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi
PINRANG, – Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Dusun Bonging Ponging, Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Operasi SAR tersebut berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026, mulai pukul 10.00 WITA.
Ketua SAR Pinrang, Budiman, menyampaikan bahwa korban bernama Yaya (26), seorang nelayan yang berdomisili di Dusun Bonging Ponging, Desa Lotang Salo.
Kronologis Kejadian, Peristiwa bermula pada Jumat, 23 Januari 2026 sekitar pukul 08.00 WITA. Korban berangkat dari rumah untuk mengantarkan makanan kepada orang tuanya yang berada di rumah tambak dengan jarak sekitar 500 meter. Setelah itu, korban melanjutkan aktivitas mencari kelomang di sekitar muara sungai dan tambak untuk dijadikan umpan pancing.
Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah. Keluarga korban kemudian melakukan pencarian hingga malam hari, namun tidak menemukan keberadaan korban dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Komandan Kapal Pol XIV-2009 Parepare bersama tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar muara Sungai Saddang serta area tambak. Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit bawaan berupa epilepsi. Pencarian awal dilakukan hingga pukul 02.00 WITA dini hari, namun korban belum ditemukan.
Proses Pencarian dan Penemuan Korban
Pencarian dilanjutkan pada Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 07.00 WITA. Tim SAR Pinrang bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta warga setempat kembali menyisir area tambak dan sekitarnya. Sekitar pukul 09.30 WITA, korban akhirnya ditemukan mengapung di tengah tambak dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut. Setibanya di rumah duka, petugas mengambil keterangan dari pihak keluarga. Orang tua korban menyatakan dan menandatangani pernyataan bahwa korban meninggal dunia akibat penyakit bawaan yang dideritanya.
Hingga proses evakuasi dan penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali.(Rls/Har)


