Artikel Terbaru

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Tingkatkan Produktivitas Kerja, Rutan Pinrang Gunakan Aplikasi Sisehat


Tingkatkan Produktivitas Kerja, Rutan Pinrang Gunakan Aplikasi Sisehat


PINRANG --- Masalah kesehatan di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) termasuk krusial, karena pihak Rutan harus mampu memastikan Warga Binaan dalam keadaan sehat. Pelayanan yang diberikan harus ekstra hati-hati dan terukur. Ibaratnya, seperti mendayung perahu dengan dua pulau terlampaui, layanan kesehatan harus tuntas dalam waktu yang bersamaan. Layanan yang diberikan harus cepat, efektif dan efisien. 


Bayangkan 350 orang harus terlayani kesehatannya dalam waktu yang sama, ditambah lagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berlatar belakang medis juga terbatas. Pihak Rutan harus hadir dengan segala kekurangannya.


Berangkat dari itu, Rutan Kelas IIB Pinrang kemudian menghadirkan sebuah layanan cepat, praktis dan terukur yaitu program aplikasi Sistem Layanan Kesehatan Warga Binaan (SISEHAT) dengan menggunakan barcode. Aplikasi ini berbasis website yang terintegrasi dengan Kartu Kontrol Warga Binaan yang dikenal dengan KKE (Kartu Kesehatan Elektronik).


Sistem kerja SISEHAT, dengan menggunakan barcode, tanpa harus mengetik nama Warga Binaan akan muncul identitas pribadi, riwayat penyakit dan outputnya otomatis akan keluar struk resep obat setelah Petugas Medis meresepkan obat kepada Warga Binaan Pemasnyarakatan (WBP) yang bersangkutan. Prosesnya sangat praktis memudahkan Petugas dalam melayani WBP. Riwayat penyakit pasien pun sudah terdokumentasi secara elektronik dalam satu aplikasi SISEHAT.


Menurut Kepala Rutan Pinrang Ali Imran, hadirnya aplikasi ini diharapkan dapat mempermuda pekerjaan Petugas, agar bisa lebih produktif dalam melayani.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, Harun Sulianto sangat mengapresiasi atas inovasi yang dilakukan Karutan Pinrang dibidang layanan kesehatan.


"Ini yang kita harapkan, Kepala Unit Pelaksanan Teknis (UPT) harus mampu mengakomodir persoalan yang muncul dengan menghadirkan beragam inovasi yang kreatif." Pungkas Kakanwil Sul-Sel.

Kontributor: Humas Rutan Pinrang