Artikel Terbaru

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Diduga Sakit, Supir Gabah Ditemukan Meninggal Dunia Di Poros Leppangan Cempa Pinrang

 



Diduga Sakit, Supir Gabah Ditemukan Meninggal Dunia Di Poros Leppangan Cempa Pinrang


PINRANG,-- Warga dusun cempa toa desa tanra tuo kec. Cempa kab. Pinrang dikejutkan dengan penemuan mayat kamis tanggal 05 Oktober 2020 Pukul 21.30 wita di Jalan Poros Leppangan Cempa Kec. Cempa Kab. Pinrang.


Informasi yang dihimpun mayat dengan identitas Muh. Yunus bekerja sebagai Sopir Mobil Truck Merupakan warga Welonge Kel/desa Laringgi kec. Marioriawa kab. Sidrap.


AKP Dharma Negara Kasat Reskrim Polres Pinrang membenarkan adanya penemuan mayat seorang supir gabah di kecamatan Cempa.


"Kejadian ini pertama dilaporkan saksi Abdullah (43) seorang petani warga akkajang kec. Cempa kab. Pinrang, Wandis (45) kepala dusun warga dusun cempa toa desa tanra tuo kec. Cempa kab. Pinrang.


Lanjut kata dia," Adapun kronologis kejadian Menurut keterangan saksi pada pukul 17.25 wita korban dari sidrap dengan mengendarai mobil truk dengan maksud untuk pergi mengambil gabah di kec cempa kemudian saksi Abdullah komunikasi dengan korban melalui via telephone genggam hand phone setelah itu pada pukul 19.30 wita korban kembali menelfon saksi Abdullah dengan mengatakan meminta tolong dengan nada suara putus putus dan terdengar suara korban batuk batuk kemudian korban mengatakan kepada saksi Abdullah saya sudah ada di jalan cempa dan meminta tolong, selanjutnya  saksi Abdullah bergegas untuk mencarinya dan kemudian saksi abdullah menemukan korban sudah keadaan posisi sujud di samping mobil miliknya,' jelasnya.


Tambahnya," kemudian saksi bersama dengan BKTM Bripka Kahaeruddin bersama dengan piket reskrim membawah korban ke puskesmas  dalam perjalanan korban meninggal dunia  sesampainya di puskesmas cempa terhadap korban dilakukan visum et repertum (pemeriksaan luar).


"Dengan hasil visum bahwa Muh Yunus mengalami penyakit struk  mengakibatkan pembuluh darah pecah dan menyumbat saluran pernapasan dan mengeluarkan darah pada mulut sehingga korban meninggal dunia ditempat, dengan Catatan Korban mempunyai riwayat penyakit tekanan darah tinggi, selanjunya korban di serahkan kepada pihak keluarganya untuk di bawah perbatasan kab sidrap dan kab soppeng untuk di Kebumikan,"pungkasnya. (Har/rls)