Pimpin Briefing Perdana Pegawai, Karutan Pinrang Evaluasi Kinerja Tiap Sub Seksi

 


Pimpin Briefing Perdana Pegawai, Karutan Pinrang Evaluasi Kinerja Tiap Sub Seksi


 PINRANG --- Bertempat di Aula Kunjungan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pinrang, Kepala Rutan, Wahyu Trah Utomo, pimpin briefing perdana seluruh Pegawai yang dihadiri oleh Pejabat Struktural, Komandan Jaga, Staf dan Anggota Jaga, Senin (25/1/2021).


Menurut Kepala Rutan, briefing ini dimaksudkan untuk lakukan evaluasi kinerja di tahun 2020 dari tiap-tiap Sub Seksi.


"Pertemuan ini dalam rangka evaluasi bersama terhadap kinerja di tahun 2020, agar di tahun ini kita dapat lakukan perbaikan dalam mencapai target kinerja Pemasyarakatan." Ungkap Wahyu.


Sebelum pengarahan Karutan, di awali dengan  laporan kinerja Sub Seksi Pelayanan Tahanan yang disampaikan oleh Kepala Sub Seksi, Rusdin.


Dalam laporannya Ia menyampaikan beberapa   kinerja yang berhasil dicapai dan kendala-kendala yang dihadapi seperti masih sering terlambat perpanjangan penahanan dari Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.


Sementara itu, laporan Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) disampaikan oleh Abd. Rahman Tampa, selaku Kepala KPR. Ia melaporkan bahwa sebagai bentuk deteksi dini, Petugas jaga rutin melakukan penggeledahan blok hunian baik terjadwal maupun insidentil termasuk pemeriksaan urine yang dilakukan secara berkala baik kepada Petugas maupun Warga Binaan.


Lain halnya, Sub Seksi Pengelolaan, laporan evaluasi Kinerja disampaikan oleh Rusli selaku Bendahara, mengingat sampai saat ini Kepala Sub Seksi Pengelolaan masih kosong karena Desember lalu, Kepala Sub Seksi Pengelolaan telah memasuki Purna Bakti.


Dalam laporannya, Rusli menjelaskan capaian-capaian dalam penyerapan anggaran tahun 2020, nilai IKPA dan nilai IKU SMART.


Setelah tiap Sub Seksi melakukan pemaparan, Kepala Rutan kemudian memberikan pandangan terkait rencana kerja yang akan dilakukan di tahun 2021.


"Terima kasih, atas laporan bapak ibu sekalian. Ini menjadi catatan saya ke depan dalam membuat kebijakan agar kendala-kendala yang dihadapi dapat kita pecahkan bersama." Terang Karutan.


Lebih lanjut, Wahyu juga menghimbau agar setiap Petugas tetap mengingat prinsip "Waspada Jangan-Jangan".


"Tetap Waspada jangan-jangan, jika ingin tempat kita tetap aman, tidak boleh terlena dengan situasi, segala kemungkinan bisa terjadi. Petugas harus punya daya Intelijen." Pungkasnya.


Kementerian Hukum dan HAM RI 

Ditjen Pemasyarakatan 

Kanwil Kementerian Hukum dan HAM 

Wahyu Trah Utomo