Terdata, Satu Warga Pinrang Meninggal Akibat Gempa Susulan di Mamuju

 

Foto : Sebuah mobil rusak parah tertimpa bangunan dalam Gempa Di Sulbar

Terdata, Satu Warga Pinrang Meninggal Akibat Gempa Susulan di Mamuju

SULBAR -- Gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo dengan pusat gempa 6 Km timur laut Kabupaten Majene. Gempa mengguncang Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari. Membuat korban jiwa berjatuhan, salah satunya warga Kabupaten Pinrang.


Informasi yang dihimpun salah seorang warga Pinrang korban meninggal dunia di Mamuju akibat gempa, Jumat (15/1) dini hari yakni Gita Sutrisno.


Gita Sutrisno merupakan warga Lingkungan Labili bili, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Diketahui Gita merupakan Istri dari salah seorang anggota TNI yang bertugas di Mamuju.


Pada saat gempa susulan terjadi, Gita berada di Rusun Makorem 142/Ttg, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.


Camat Suppa, Andi Amran yang dikonfirmasi KabarMakassar.comjaringan KabarBugis.id membenarkan hal tersebut.


"Benar, rencana korban akan dibawa ke Pinrang untuk disemayamkan di rumah orang tuanya di Labili bili," kata Amran, Jumat (15/1) siang.


Ia mengatakan korban meninggal dunia diduga akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah susun yang ada di Kota Mamuju.


"Info yang kami dapat almarhum tertimpa reruntuhan bangunan rumah susun akibat gempa tadi malam," ujar Amran.


Sementara itu adik kandung Gita, Yogi mengatakan jenazah almarhum kakanya itu telah diberangkatkan dari Mamuju ke Kabupaten Pinrang.


“Iye jenazah kakak ku sudah di berangkatkan dari Mamuju,” singkatnya.(***)

Berita ini sudah diterbitkan di kabar Bugis (kabarbugis.id)