BREAKING NEWS

Loading...

Patut Di Contoh, Mesjid Annur Ujung Tiroang Programkan Gerakan Sedekah Sampah

 


Patut Di Contoh, Mesjid Annur Ujung Tiroang Programkan Gerakan Sedekah Sampah


PINRANG,--Pendekatan keagamaan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengelola sampah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa nomor 47/2014 tentang pengelolaan sampah yang menyebutkan bahwa setiap muslim wajib menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan barang-barang gunaan untuk kemaslahatan. Minggu, 11 Juli 2021


Selain itu menghindarkan diri dari perbuatan yang menyia-nyiakan barang/harta yang masih bisa dimanfaatkan menurut ketentuan syar’i ataupun kebiasaan umum di masyarakat dan yang berlebih-lebihan, yaitu penggunaan barang/harta melebihi kebutuhannya.


Aktivitas Gradasi dilakukan dengan kampanye untuk mengurangi dan mengolah sampah plastik dengan cara mengajak masyarakat, terutama umat Muslim agar melakukan sedekah di masjid. Lebih uniknya lagi, masyarakat yang ingin bersedekah tidak perlu mengeluarkan uang, melainkan sedekah dalam bentuk sampah yang memiliki nilai ekonomis.


 Selain dapat menanamkan kebaikan untuk selalu bersedekah, program ini juga bertujuan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, membiasakan perilaku memilah sampah, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah plastik dan mendorong perekonomian bangsa melalui penerapan ekonomi sirkular.


Ali Topan Ketua Bank Sampah Peduli Pinrang mengutip gerakan sedekah sampah berbasis Mesjid oleh, Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) menggelar talkshow secara daring bertema “Sedekah Sampah untuk Memuliakan Bumi” pada Sabtu (17/4/2021).


 Acara ini didukung oleh MUI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), LPBI Nahdlatul Ulama dan LLHPB PP Muhammadiyah.

Makasi kepada pengurus mesjid Annur Ujung semoga banyak mesjid di Pinrang menerapkan ini.


Talkshow ini menjadi awal dari aktivitas Gerakan Nasional Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi) Berbasis Masjid. Gerakan yang diinisiasi Sekretariat TKN PSL dan MUI ini merupakan aksi yang dilakukan dalam rangka mengurangi pencemaran sampah di laut dengan cara mengajak masyarakat dan komunitas agama untuk mengubah paradigma soal sampah dan mensosialisasikan bahwa sampah ternyata dapat disedekahkan sebagai sebuah amal baik.


Hartona Sekretaris pembangunan masjid Annur Ujung kami melakukan gerakan ini supaya masyarakat peduli dengan lingkungan serta menghargai sampah supaya sebagai amal ibadah dari pada dibakar akan menimbulkan penyakit serta kerusakan lingkungan Alhamdulillah warga ujung merespon kegiatan sedekah sampah ini semoga ini langka awal kami berbuat kebaikan untuk alam ini.


Syahril Ketua Bank Sampah Unit Tiroang selalu melakukan sosialisasi serta melakukan gerakan untuk mengedukasi warga di Tiroang sudah kurang lebih 80 an masyarakat  meski belum di resmikan kami bekerja bertekad Pinrang sebagai percontohan masyarakat peduli sampah.(rls/Ali)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Patut Di Contoh, Mesjid Annur Ujung Tiroang Programkan Gerakan Sedekah Sampah"

Posting Komentar