PMII Sulsel Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Mapolda Sulsel, Ini Tuntutannya!

PMII Sulsel Aksi Unjuk Rasa Di Mapolda Sulsel, Ini Tuntutannya!


MAKASSAR - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Se-Sulsel dan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulsel melaksanakan aksi terkait Pencopotan Kapolrestabes Makassar, Kapolsek Rappocini dan Kapolres Pangkep. 



Koordinator Lapangan (Korlap), Trigosal Ariadi dalam aksinya menyampaikan jika aksi ini merupakan buntut pihak kepolisian yang menghalangi PC. PMII Makassar dan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sulsel saat hendak menemui Ketua Umum PB PMII dan Tindakan represif oknum kepolisian Pangkep saat mengawal aksi PMII Pangkep beberapa waktu lalu. 



"Aksi susulan ini menjadi tuntutan kami terhadap disfungsi aparat kepolisian yang kami nilai terjauh mencampuri urusan internal PMII dan represif aparat terhadap kader PMII," ujarnya. 



Ketua PKC PMII Sulsel Muhtar Mursalim, menegaskan agar Kapolda Sulsel bertindak tegas dan tidak menutup mata atas tuntutan kami atas nama keluarga besar PMII. 



"Kami minta Kapolda sulsel agar segera mengambil tindakan tegas untuk secepatnya menyelesaikan masalah tersebut," tegasnya. 


Tambahnya, ia menilai jika Kapolda Sulsel tidak mengambil tindakan maka bisa dipastikan bahwa Kapolda Sulsel melakukan pembiaran dan terkesan tidak mampu membina bawahannya. 



"Kekacauan ini harus diselesaikan, agar tidak terkesan Kapolda Sulsel membenarkan apa yang dilakukan oleh anggotanya," tutupnya.



Sementara itu, Ketua Cabang PMII Pinrang menyayangkan tindakan represif aparat kepolisian terhadap Kader PMII Pangkep.


Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi pergerakan mahasiswa Islam Indonesia melakukan aksi demonstrasi di di kabupaten Pangkep. Rabu (08/6/2022). 



Seperti diketahui bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan PMII Kabupaten Pangkep dan kepulauan awalnya dengan berorasi secara bergantian dan membentangkan spanduk tersebut, berlangsung dengan tertib, Insiden represif terjadi saat massa aksi hendak membakar ban bekas sambil berorasi, disaat itulah terjadi ketegangan antara aparat kepolisian dan massa aksi hingga berujung pada pemukulan, Kejadian ini mengakibatkan sala satu kader pmii pangkep mengalami luka pada leher dan muka.



Ketua PMII Pinrang Yusran menyayangkan atas apa yang telah dilakukan pihak kepolisian kabupaten Pangkep terhadap salah satu kader pergerakan mahasiswa Islam Indonesia.


" Saya Yusran Hamzah selaku Ketua PMII kabupaten Pinrang  sangat menyayangkan tindakan aparat kepolisian Pangkep yang melakukan tindakan di luar SOP dalam menjalankan tugasnya mengkawal massa aksi hingga melakukan tindakan represif terhadap kader PMII cabang Pangkep.” Jelasnya



"Kami telah melakukan koordinasi ke ketua PKC PMII Sulsel Muhtar untuk mengkonsolidasikan gerakan di Polda Sulsel apa bila oknum aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif tidak di evaluasi,"tutupnya.(rls/ysr).



Simak berikut video berita snn.

















Post a Comment

Lebih baru Lebih lama