Legislator Sulsel Hj.Kartini Lolo Apresiasi Pelestarian Seni Seruling Bambu Musik Rakyat Enrekang

Legislator Sulsel Hj.Kartini Lolo Apresiasi Pelestarian Seni Seruling Bambu Musik Rakyat Enrekang 




ENREKANG,--Bentuk pelestarian kebudayaan Seni agar tidak ditinggalkan oleh perkembangan zaman, puluhan warga didominasi ibu ibu Desa Banua kecamatan Bunging kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan memainkan musik seruling Bambu.



Kegiatan itu disaksikan langsung anggota DPRD provinsi Sulawesi Selatan. Hj Kartini Lolo.S.Pdi. kegiatan itu dirangkaikan kunjungan kerja dan silaturahmi bersama masyarakat Enrekang.Senin (25/07/2022).




"Bersyukur bisa melihat langsung pementasan seni musik seruling bambu masyarakat Desa Banua kec. Bunging kab. Enrekang dengan kompak  memainkan musik seruling Bambu,"kata Kartini juga ketua DPC PDIP kabupaten Pinrang.



Lanjutnya kata Kartini,"mendukung program kesenian tradisional. "Kita patut menjaga dan melestarikan budaya seni ini karena merupakan peninggalan nenek moyang kita, dan patut dilestarikan dan diperkenalkan hingga ke mancanegara,"terangnya



Dilangsir website lembaga seni Enrekang dimana musik seruling bambu memiliki parade musik bambu Pimpinan kelompok musik bambu merangkap sebagai konduktor yang mengatur jalannya konser.



 Musik bambu merupakan musik rakyat Enrekang. Setiap kali tampil, musik ini dimainkan minimal oleh 60 orang. Dan Setiap kecamatan di Enrekang, memiliki kelompok musik bambu. Umumnya para konduktor musik bambu berprofesi sebagai guru dan tokoh kesenian Enrekang. 

 


Diketahui Pohon bambu yang digunakan buat seruling adalah bambu calang. Sebelum ditebang, bambu ditandai terlebih dahulu dengan cara mengetuknya, untuk mengetahui bunyinya. Yang dipilih bambu yang bunyinya nyaring, karena akan menghasilkan nada yang bagus.



Semua jenis alat musik bambu dapat dibuatnya. Terutama alat musik bambu yang menghasilkan bunyi bas. Besi dipanaskan di perapian untuk membuat lubang suling.



Untuk menjaga kelestarian musik bambu ini, pemerintah Kabupaten Enrekang telah memasukkannya dalam muatan lokal pelajaran di sekolah. Selain itu, setiap kecamatan juga diwajibkan memiliki kelompok musim bambu. Sehingga kini musik bambu telah menjadi musik rakyat Enrekang. (Rls/sub).



Simak berikut video snn.










Post a Comment

Lebih baru Lebih lama