Kadis Dinsos Pinrang: Anak Jalanan Dan Gepeng Terjaring Satu-persatu Di Pulangkan Ke Daerah Asalnya -->


Kadis Dinsos Pinrang: Anak Jalanan Dan Gepeng Terjaring Satu-persatu Di Pulangkan Ke Daerah Asalnya

Jumat, 30 Januari 2026

 

Kadis Dinsos Pinrang: Anak Jalanan Dan Gepeng Terjaring Satu-persatu Di Pulangkan Ke Daerah Asalnya  


PINRANG — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pinrang bersama Tim Terpadu Penanganan Anak Jalanan (TTPAJ) dan Gelandangan Pengemis (Gepeng) Kabupaten Pinrang memulangkan seorang ibu dan anak yang berstatus anak jalanan dan gepeng ke daerah asalnya di Makassar, Jumat (30/01/2026).


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, H. Andi Pawelloi Nawir, mengatakan pemulangan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dalam penanganan anak jalanan dan gepeng di wilayah Kabupaten Pinrang.


“Alhamdulillah, hari ini seorang ibu dan anak yang merupakan anak jalanan telah kami pulangkan ke pihak keluarga. Ini adalah bentuk kolaborasi Tim Terpadu Penanganan Anak Jalanan dan Gepeng Kabupaten Pinrang,” ujar Pawelloi Nawir saat diwawancarai.


Sebelum dipulangkan, ibu dan anak tersebut terlebih dahulu mendapatkan pembinaan serta perawatan kesehatan di RSUD Lasinrang Pinrang. Tim juga melakukan koordinasi dengan pihak keluarga di daerah asal serta membuat surat perjanjian agar yang bersangkutan tidak kembali beraktivitas sebagai anak jalanan atau gepeng di Kabupaten Pinrang.


Diketahui, ibu bernama Devi (24) bersama anaknya sempat menginap di RSUD Lasinrang Pinrang karena kondisi kesehatannya kurang stabil. Devi diketahui sedang dalam kondisi hamil lima bulan, sehingga memerlukan perawatan medis sebelum proses pemulangan dilakukan.


“Setelah mendapatkan pembinaan dan kondisi kesehatannya membaik, yang bersangkutan kami pulangkan langsung ke pihak keluarga di Makassar oleh Tim Terpadu TTPAJ dan Gepeng Kabupaten Pinrang,” lanjutnya.



Dinas Sosial Kabupaten Pinrang bersama Tim Terpadu TTPAJ dan Gepeng menegaskan akan terus melakukan upaya berkelanjutan guna mewujudkan Pinrang bebas dari anak jalanan, gelandangan, dan pengemis.


Lebih lanjut, Pawelloi Nawir menyampaikan bahwa kegiatan turun langsung ke lapangan yang dilakukan secara rutin telah menunjukkan dampak positif dalam penanganan masalah sosial di Kabupaten Pinrang.


“Penanganan ini kami lakukan secara humanis dan terpadu, dengan tujuan memberikan perlindungan sosial serta mengembalikan mereka ke lingkungan keluarga yang lebih aman dan layak,” tegasnya.


Dinas Sosial Kabupaten Pinrang pun menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur tim terpadu dalam menciptakan ketertiban sosial serta perlindungan bagi kelompok rentan di tengah masyarakat.

Yuk,, Buruan
-->