Recent Posts

Contributors

Kekerasan Kader PMII Di Pamekasan, 3 Mantum PMII Pinrang Minta Kapolri Evaluasi Anggotanya

Sabtu, 27 Juni 2020
Kekerasan Kader PMII Di Pamekasan, 3 Mantum PMII Pinrang Minta Kapolri Evaluasi Anggotanya


PINRANG,-- Belum Lama ini Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, (PMII) Pengurus Cabang Kabupaten Pamekasan, baru saja menggelar aksi unjukrasa terkait tambang galian C yang diduga ilegal.


Dalam unjuk rasa tersebut PMII Pamekasan mendapatkan hal yang kurang menyenangkan saat berlangsungnya aksi tersebut.


PMII pamekasan mendapatkan tindakan pembubaran yang represif oleh kepolisian polres pamekasan, sehingga membuat para aktivis PMII lari berhamburan, juga terdapat korban luka saat pembubaran berlangsung, Pada Kamis (25/6/2020).


Menanggapi Jatuhnya Korban luka pada aksi tersebut tak sedikit kader dan alumni PMII seluruh Indonesia angkat bicara terkait itu salah satunya Alumni PMII Cabang pinrang Sulawesi Selatan.


Abdul Haris Mantan Ketua PMII Pinrang Periode 2013/2014 menegaskan mengutuk keras Tindakan oknum Aparat kepolisian terhadap Kader PMII Pamekasan saat melakukan pengamanan Aksi.


“Sebagai Alumni PMII kami mengutuk keras tindakan represif oknum polisi polres pamekasan, kader PMII menyuarakan asprasi itu adalah hak setiap warga negara, terlebih hal ini dilakukan oleh kader-kader PMII yang notabennya sebagai kelompok mahasiswa yang selalu melakukan advokasi kebijakan publik untuk kepentingan masyarakat.” tutur Haris juga menjabat ketua Forum Jurnalis Muda Lasinrang, Sabtu (27/06/2020)


Hal senada Diungkapkan Indra Sappe Mantan Ketua PMII Pinrang Periode 2018/2019 di dampingi Ketua PMII Pinrang Periode 2016/2017  juga mengutuk keras perlakuan oknum Aparat kepolisian melakukan kekerasan kepada kader PMII Pamekasan.


"Adanya kejadian ini sangatlah membuat duka mendalam kepada seluruh PMII di Indonesia,"Tegasnya.


Dari hasil pertemuan Diskusi terkait tragedi itu, Alumni PMII Pinrang meminta Bapak kapolri harus Evaluasi kinerja Polisi Republik Indonesia (Polri) Di Polres Pamekasan.(RIS)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KLIK CHANNEL YOUTUBE KAMI