Recent Posts

Contributors

Fombar dan Warga Desa Bakaru Demo Di PLN Bakaru Pinrang, Tuntut Ini,!

Jumat, 24 Juli 2020
Ketgam : Forum Mahasiswa Bakaru (Fombar) dan Aliansi Masyarakat Desa Bakaru bersatu menggelar aksi demonstrasi


PINRANG,--Massa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Bakaru (Fombar) dan Aliansi Masyarakat Desa Bakaru bersatu menggelar aksi demonstrasi di Kantor PT PLN Persero Unit Bakaru, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Jumat (24/7/2020).


Dalam Aksi tersebut menuntut agar PT PLN Unit Bakaru memperhatikan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut dan Memperbaiki infrastruktur di daerah tersebut.


Dalam Orasi Koordinator Lapangan (Korlap) Rahmat, selama PLN beroperasi sekitar 30 tahun di Bakaru, belum ada kesejahteraan yang signifikan diberikan kepada masyarakat, Baik itu secara ekonomi maupun sosial.


"Kami Meminta agar PLN peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, tanggung jawab social dan lingkungan perusahaan (CSR) juga tidak pernah diberikan oleh pihak PLN, Sedangkan, CSR merupakan kewajiban setiap perusahaan, yang diatur dalam UU PT no. 40 Tahun 2007 dan didukung oleh PP RI No. 47 tahun 2012 tentang Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL) atau CSR,"jelasnya.


Lanjutnya, "Semua hal tersebut patut untuk dipertanyakan,Tak hanya itu, masalah juga terjadi dalam hal rekruitmen tenaga kerja. Pihak PLN tidak membukakan ruang sepenuhnya pada masyarakat lokal. 


Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya keterbukaan informasi publik dari PLN dalam hal tersebut. Bahkan di tahun ini, satu warga Desa Bakaru atas nama Rabudding dan dua warga Desa Ulusaddang atas nama Ansar dan
Ardi yang belum lama bekerja di PT PLN Unit Bakaru mengalami pemutusan kerja secara sepihak (PHK) tanpa adanya alasan yang logis," jelas Rahmat.


Tambahnya kata dia, pihak PLN baru memberikan pesangon
setelah adanya desakan dari masyarakat. Itupun pesangon yang diberikan tidak menutupi kerugian mereka selama mengurus berkas administrasinya.


"Semakin hari kebijakan yang dikeluarkan PT PLN Unit Bakaru semakin mempersulit masyarakat," papar Rahmat.


Ia menambahkan, problem masyarakat diperparah dengan tidak adanya niat PT PLN Unit Bakaru untuk memperbaiki akses jalan inspeksi yang sudah rusak parah. Bahkan, telah terjadi tiga kali kecelakaan mobil akibat kondisi jalan yang sangat memprihatinkan itu.


"Masih banyak lagi problem-problem urgen lainnya yang ditelurkan dari hasil ketidakbecusan PT PLN dalam merealisasikan hak-hak masyarakat," pungkasnya.


Dalam kesempatan itu, demonstran juga menuntit pencopotan Kepala PLN Unit Bakaru yang dianggap tidak bertanggung jawab dan lalai dalam melaksanakan tugasnya.(Rls/Har)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KLIK CHANNEL YOUTUBE KAMI