Artikel Terbaru

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Tragedi Sriwijaya Air SJ182, Ada 3 Anggota Keluarga Asal Pinrang Jadi Korban

 


Tragedi Sriwijaya Air SJ182, 3 Anggota Keluarga Asal Pinrang Sulsel Jadi Korban


PINRANG - Tiga orang warga Kampung Mattagie, Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Tiga orang tersebut merupakan satu keluarga.


Dilangsir detik news Mereka masing-masing Supianto (37), Rusni (44) beserta Abida Dania (2) yang merupakan satu keluarga, orang tua dan anak. Kabar ini dibenarkan Kapolsek Supppa, AKP Chandra Hasan.

"Iya, memang benar, ada warga Kecamatan Suppa yang merupakan ayah, ibu dan anak," beber Chandra , Minggu (10/1/020).

Chandra menjelaskan pihaknya melalui Bhabinkamtibmas telah berkunjung ke rumah korban. Pihak Jasa Raharja juga turut hadir dalam kunjungan itu untuk mendata korban.

"Tadi sekitar pukul 18.00 Wita, Bhabinkamtibmas kami mendampingi Camat Suppa, kepala Desa Wattang Pulu sudah mendatangi rumah korban bersama pihak Jasa Raharja, kemungkinan untuk melakukan pendataan terhadap korban," kata dia.

Chandra juga menambahkan kedatangan mereka ke pihak keluarga korban korban juga untuk memberikan dukungan moril. Dia berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Agar keluarga tabah menerima musibah ini," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di Kepulauan Seribu tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit. Pesawat itu kemudian dipastikan jatuh.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 tersebut take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju ke Pontianak. Pesawat mulai hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Pesawat tersebut mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi), 12 kru.(***)

Berita ini sudah di  Muat di : https://news.detik.com/berita/d-5328464/3-anggota-keluarga-asal-pinrang-sulsel-jadi-korban-sriwijaya-air-sj182