-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Longsor Poros Malino, Tim SAR Temukan 1 Korban Lagi

Jumat, 18 November 2022 | November 18, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-18T09:26:42Z


 Longsor Poros Malino, Tim SAR Temukan 1 Korban Lagi



KORBAN LONGSOR--- Tim SAR membawa jenazah korban longsor Poros Malino, Nursyamsia alias Cia yang ditemukan di Sungai Jeneberang, Jumat (18/11/2022).(Foto : Ist)



GOWA—Proses pencarian terhadap dua korban longsor Poros Malino oleh Tim SAR Gabungan di Sungai Jeneberang membuahkan hasil. Satu di antara dua korban tersisa yang dicari akhirnya ditemukan, Jumat (18/11/2022).



Anggota Tim SAR dari pemerintah kecamatan Parangloe, Baspar mengungkapkan, korban yang ditemukan itu bernama Nursyamsia alias Cia. Ia adalah Warga Saluttowa, desa Parigi, kecamatan Tinggimoncong.



Kata Baspar, Cia ditemukan oleh Tim SAR di aliran Sungai Jeneberang sekitar Pukul 13.30 WITA.



“Ada lagi 1 korban baru saja ditemukan. Namanya Cia. Lokasinya di dekat longsoran kedua. Tepat di pinggiran sungai,” ungkap Baspar.



Cia, lanjut Baspar merupakan ibu dari Muh Royyan (9 tahun) yang saat ini masih belum ditemukan. “Sisa anaknya,” sebutnya.



Dengan ditemukannya Nursyamsia, maka total 6 korban yang tewas akibat tertimpa tanah longsor Poros Malino, desa Lonjoboko, kecamatan Parangloe yang telah ditemukan.



Terpisah, Camat Parangloe, Muh Nur Agung kepada wartawan usai salat Jumat di Masjid Nurul Halal, desa Lonjoboko mengungkapkan, selain menelan korban jiwa, longsor yang terjadi di Poros Malino itu juga mengakibatkan kerugian materil berupa kerusakan pada sejumlah rumah serta kendaraan warga.



Hasil pendataan yang telah dilakukan, lanjut dia, sedikitnya ada 5 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat dampak dari material longsoran.



“3 rumah rusak berat. 2 rumah rusak ringan. Kemudian 3 kendaraan roda empat mengalami kerusakan ditambah 4 unit motor,” sebut Nur Agung.



Keponakan Wabup Gowa, H Abd Rauf Malaganni itu juga telah mengimbau kepada warga khususnya yang terkena dampak longsor untuk mengungsi dulu ke tempat kerabatnya yang lebih aman.



“Rencananya, kita juga dirikan dapur umum. Lokasinya di Masjid Nurul Halal, desa Lonjoboko,” tandasnya.(rls/har)Starnewsid.com

×
Berita Terbaru Update