-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Sambut Tahun Baru 2022, Karang Taruna Ular Merah Desa Siwolong Polong Gelar Festival Anak Sholeh

Sabtu, 11 Desember 2021 | Desember 11, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-11T12:55:13Z


Sambut Tahun Baru 2022, Karang Taruna Ular Merah Desa Siwolong Polong Gelar Festival Anak Sholeh



PINRANG,--Festival anak Sholeh adalah satu program kerja yang di agendakan  karang taruna ular merah Desa siwolong polong kec.mattiro sompe kab.pinrang dalam menyambut tahun baru 2022 yang dilaksanakan di Masjid Nurul Wathan Kapa, (sabtu ,11/12/21).



Festival anak merupakan suatu kegiatan yang khusus diperuntukan kepada anak-anak yang bertujuan untuk memberikan rasa kepercayaan diri , menunjukkan kemampuan anak, melatih sportivitas, mental dan memberikan kegiatan hiburan bagi anak dengan adanya lomba tersebut.



Kegiatan tersebut di hadiri dan di buka langsung camat Mattiro Sompe (bapak Bahctiar.SP.MM), tampak hadir pula pengurus karang taruna kabupaten Pinrang dan pengurus kecamatan Mattiro Sompe serta ketua BPD dan tokoh agama desa siwolong polong.



Kegiatan yang berlangsung selama  dua hari tersebut dari tanggal 11-12/12/21 memperlombakan dua kategori yaitu lomba adzan dan lomba hafalan surah" pendek dengan peserta sebanyak 34 orang,



suksesnya acara di atas selain dari Masyarakat dan unsur pemerintahan Ada juga KKN UNM yang berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan tersebut



 Bachtiar SP.MM selaku camat Mattiro sompe menyampaikan dalam sambutannya sangat mensupport kegiatan kegiatan kepemudaan terutama kegiatan keagaaman ,selain itu beliau juga menyampaikan pesan pemerintah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menekankan kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk melakukan vaksinasi bagi yang belum.



M.Krakatau syahbani Ketua karang taruna desa siwolong polong dalam keterangan kepada awak media yang hadir di acara tersebut menyampaikan bahwa Pemilihan anak-anak sebagai target kegiatan ini yaitu karena adanya pandemic covid-19 yang membuat anak-anak harus berdiam diri di rumah dan melakukan semua kegiatan di rumah, sehingga akan terus menatap layar handphone.



"kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membuat anak-anak semakin percaya diri dalam mengeluarkan kemampuannya dan dapat bermain dengan anak-anak yang lainya,"Ungkap M.Krakatau syahbani.(Rls)



Penulis : Heril

Editor. : Redaksi.


Simak berikut video berita SNN.








×
Berita Terbaru Update