-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Iklan

Dampingi Ketua DPRD Pinrang, Begini Penjelasan Kalaksa BPBD Pinrang Akibat Dampak Abrasi di Masolo

Selasa, 03 Januari 2023 | Januari 03, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-01-03T15:13:21Z

 

Dampingi Ketua DPRD Pinrang, Begini Penjelasan Kalaksa BPBD Pinrang Akibat Dampak Abrasi di Masolo




PINRANG,– Usai Ratusan Warga Lingkungan Masolo, Kelurahan Teppo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang melakukan Aksi Unjuk Rasa dan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pinrang, Selasa, 3 Januari 2023, sekira Pukul.09.00 wita. 

Dalam tuntutannya Mereka mendesak agar Anggota DPRD Pinrang dan pemerintah kabupaten Pinrang mencarikan solusi terkait Daerahnya tergerus oleh aliran Sungai Saddang.


Melalui itu Dr.Rhommy Manule, M.Si. (Kalaksa BPBD Pinrang) Menjelaskan Dampak Abrasi Sungai Saddang di Lingk.Masolo kecamatan patampanua kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan (Sulsel) saat dikonfirmasi Awak Media.


Dalam keterangannya Dampak Abrasi di Daerah Masolo Disebabkan oleh curah hujan lebat yang terjadi di Kabupaten Pinrang, dan tingginya debit air sungai Saddang di sub das Saddang hilir, sesuai assessment Ketua DPRD Pinrang bersama Kalaksa BPBD Pinrang, ditemukan adanya potensi kerawanan bencana alam abrasi sungai di lingkungan masolo 1, kecamatan Patampanua.




"Cuaca ekstrem yang terjadi sejak bulan Desember 2022, menimbulkan hujan lebat yang terjadi di beberapa Kabupaten di Sulsel utamanya Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang sebagai hulu sungai Saddang,"jelasnya.




Dr.Rhommy Manule, M.Si. (Kalaksa BPBD Pinrang) Juga menjabarkan secara sistematis kejadian tersebut berdampak pada tingginya debit air di wilayah dataran rendah, yang mana Kabupaten Pinrang masuk dalam sub das Saddang hilir, dengan aliran debit air sungai yang tinggi. Menyebabkan gerusan luapan air sungai mengikis bantaran sungai, di sub das Saddang hilir, yang berpotensi abrasi sungai, yang letaknya di lingkungan masolo, kecamatan patampanua," Hal inilah, yang dipaparkan oleh Kalaksa BPBD Pinrang di hadapan Ketua DPRD bersama jajaran anggota DPRD Pinrang saat inspeksi laporan warga masyarakat dan tokoh masyarakat Masolo, Patampanua di lokasi abrasi sungai Saddang.



"Assessment langsung di lapangan, sebagai bentuk kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Pinrang dan DPRD Pinrang untuk menyikapi dan menjawab langsung hal kewaspadaan dini terhadap potensi bencana alam di Kabupaten Pinrang,"terangnya.




Apresiasi Ketua DPRD bersama jajaran anggota DPRD Pinrang, menyikapi atas respon warga masyarakat lingkungan masolo, BPBD Pinrang sangat responsif, tanggap dan tangkas untuk memaparkan segala hal yang berpotensi bencana alam yang dapat merugikan warga masyarakat.


 Hal ini juga berkat dukungan instansi terkait Dinas PSD Pinrang yang sangat optimis, untuk segera menindaklanjuti hasil aduan warga masyarakat. Yang tentunya akan ditindaklanjuti kepada instansi yang berwenang yaitu BBWS Jeneberang Pompengan Sulsel yang difasilitasi Dinas PSDA Pinrang. Dr.Rhommy Manule, M.Si. (Kalaksa BPBD Pinrang) melaporkan dari kunker Ketua DPRD Pinrang  H. Muhtadin bersama jajaran anggota DPRD Pinrang.(rls/har)

×
Berita Terbaru Update