Reses; Dari Banjir Hingga Jalan Rusak, Legislator Sulsel Syukur Catat Kebutuhan Warga Data Duampanua Pinrang
PINRANG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syukur, kembali turun ke masyarakat dalam rangka kegiatan Serap Aspirasi dan Temu Konstituen Masa Sidang II Tahun 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung hangat di Kelurahan Data, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, pada Rabu (22/7/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh sekertaris Pemerintah kecamatan Duampanua, lurah Data, penyuluh perikanan, tokoh masyarakat, pemuda, serta puluhan warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan wilayah.
Dalam sambutannya, Syukur menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap masukan yang diterima akan menjadi prioritas perjuangan di tingkat provinsi.
“Aspirasi masyarakat adalah dasar bagi kami dalam memperjuangkan program yang benar-benar dibutuhkan rakyat. Setiap masukan akan kami tampung dan teruskan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk ditindaklanjuti,” tegas Syukur.
Syukur juga menjelaskan batas kewenangan antara pemerintah daerah dan provinsi. Untuk usulan yang masuk ranah pemerintah kabupaten, pihaknya siap membangun koordinasi lintas tingkatan agar solusi dapat dihadirkan secara bersinergi.
“Masing-masing memiliki wilayah kerja dan tugas pokok fungsi (tupoksi), baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Jika ada masalah yang menjadi ranah kabupaten, kami siap berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar terus terhubung,” terangnya.
6 Poin Aspirasi Utama Warga Kelurahan Data
Dalam sesi dialog terbuka, warga menyampaikan beberapa keluhan vital yang membutuhkan penanganan segera:
Penanganan Banjir: Ancaman banjir yang kerap melanda pemukiman di Lingkungan Baru Kappe.
Normalisasi Saluran Tambak: Pendangkalan saluran air tambak di Lingkungan Baru yang membutuhkan pengerukan agar produktivitas warga kembali optimal.
Perbaikan Akses Pendidikan: Kerusakan parah pada jalan menuju SDN 223 yang mengganggu akses belajar anak-anak.
Keamanan Infrastruktur: Jembatan di Lingkungan Ujung Baru yang belum memiliki pagar pembatas sehingga rawan kecelakaan.
Akses Fasilitas Umum: Perbaikan dan pengerasan jalan menuju area pemakaman umum.
Penerangan Jalan: Pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Lingkungan Ujung Baru demi keamanan warga di malam hari.
Kegiatan serap aspirasi ini diakhiri dengan diskusi interaktif. Komitmen Syukur untuk hadir mendengarkan warga Pinrang diharapkan dapat membawa perubahan nyata melalui kebijakan anggaran dan program pembangunan ke depan.(Rls/har).


