Serap Aspirasi di Desa Padaelo Mattirobulu, Anggota DPRD Sulsel Syukur Tampung Keluhan Petani
PINRANG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syukur, kembali menggelar kegiatan Serap Aspirasi dan Temu Konstituen Masa Sidang III Tahun 2025/2026. Kegiatan titik ke-9 ini berlangsung hangat di Desa Padaelo, Kecamatan Mattirobulu, Kabupaten Pinrang, Rabu (29/7/2026) malam pukul 20.00 WITA.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Padaelo, Bhabinkamtibmas (BKTM), Babinsa, tokoh masyarakat, serta puluhan warga setempat yang antusias menyampaikan keluhan dan kebutuhan wilayah mereka.
Dalam sambutannya, Syukur memberikan apresiasi tinggi atas keaktifan warga yang hadir memberikan masukan serta usulan konstruktif. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan secara maksimal melalui kebijakan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Aspirasi masyarakat adalah dasar bagi kami dalam memperjuangkan program yang benar-benar dibutuhkan rakyat. Setiap masukan akan kami tampung dan teruskan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk ditindaklanjuti,” tegas Syukur.
Syukur juga menjelaskan pembagian kewenangan (tupoksi) antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Ia mengingatkan warga betapa pentingnya mengoptimalkan wakil rakyat yang ada di tingkat provinsi untuk mengawal isu-isu daerah. Untuk masalah yang menjadi ranah pemerintah kabupaten, pihak DPRD provinsi siap menjalin koordinasi erat dengan pemerintah setempat.
“Kalau ada masalah yang menjadi ranah kabupaten, kami akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah setempat agar saling terhubung. Sangat disayangkan jika potensi perwakilan yang ada tidak dimaksimalkan oleh warga,” terangnya.
Sejumlah Aspirasi Utama Warga Desa Padaelo kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang. Berdasarkan hasil dialog interaktif selama kegiatan berlangsung, berikut beberapa poin utama yang menjadi keluhan dan usulan masyarakat:
Masalah Pertanian:
Kelangkaan Pupuk: Petani masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan pupuk.
Kepastian Dosis Pupuk: Perlu kejelasan standar/kapasitas penggunaan pupuk yang ideal per hektar.
Krisis Air Saat Kemarau: Kendala pengairan lahan pertanian yang kerap melanda saat musim kemarau.
Kesesuaian Bibit: Bantuan bibit diharapkan disesuaikan dengan kondisi tanah dan lingkungan setempat.
Pemberdayaan Ekonomi:
Dukungan UMKM Perempuan: Usulan bantuan modal dan pelatihan pemberdayaan ekonomi khusus bagi kaum perempuan.
Suasana silaturahmi malam itu berlangsung akrab dan interaktif, mencerminkan komitmen Syukur untuk terus hadir serta mengawal kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pinrang.


