Reses; Temu Konstituen di Duampanua, Legislator Sulsel Syukur Catat Keluhan Warga Tatae
PINRANG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Syukur, kembali melanjutkan agenda Serap Aspirasi dan Temu Konstituen Masa Sidang II Tahun 2025/2026. Kali ini, kegiatan berlangsung hangat di Kelurahan Tatae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, pada Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kelurahan Tatae, Sekcam Duampanua, serta Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Duampanua. Turut hadir pula para tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar yang antusias menyampaikan berbagai usulan terkait sektor pertanian dan ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, Syukur memberikan apresiasi tinggi atas keaktifan warga yang hadir untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan daerah.
“Aspirasi masyarakat adalah dasar bagi kami dalam memperjuangkan program yang benar-benar dibutuhkan rakyat. Setiap masukan akan kami tampung dan teruskan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk ditindaklanjuti,” ujar Syukur.
Syukur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mengawal usulan warga sesuai dengan wewenang masing-masing.
“Masing-masing memiliki wilayah kerja dan tugas pokok fungsi (tupoksi), baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Jika ada masalah yang menjadi kewenangan kabupaten, kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar dapat terselesaikan bersama,” terangnya.
4 Poin Aspirasi Utama Warga Kelurahan Tatae
Dalam sesi dialog interaktif, masyarakat Kelurahan Tatae menyampaikan beberapa persoalan krusial, khususnya di bidang pertanian dan pemberdayaan ekonomi:
Dukungan UMKM: Permohonan bantuan alat produksi berupa oven bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Tatae.
Perbaikan Irigasi: Penanganan saluran irigasi yang rusak karena mengakibatkan berkurangnya debit air menuju kawasan persawahan warga.
Ketersediaan Pupuk: Kelangkaan dan sulitnya akses pupuk yang kerap dialami oleh para petani lokal.
Infrastruktur Pertanian: Perbaikan jembatan tani yang mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui oleh alat dan mesin pertanian (alsintan).
Acara yang berlangsung penuh keakraban ini menutup rangkaian dialog terbuka antara wakil rakyat dan konstituennya, sekaligus mempertegas komitmen Syukur dalam mengawal kebutuhan masyarakat Pinrang di tingkat legislatif provinsi.(Rls/har)


